News  

Terbit SE Mendukbangga No.7/2025, Menteri Wihaji Ajak Para  Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Ayah antar anak hari pertama sekolah

Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah juga  mendapat landasan regulasi. Selain Surat Edaran Mendukbangga/Kepala BKKBN, antara lain juga berpijak pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Nomor: 10 Tahun 2025 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Tahun Ajaran 2025/2026.

Peran ayah dalam mengasuh anak sangatlah penting dan beragam. Ayah bukan hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, teman bermain, dan panutan bagi anak.

“Keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan memberikan dampak positif pada perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak,” ujar Menteri Wihaji menjawab wartawan dalam acara peluncuran GATI, beberapa waktu lalu. 

Ada beberapa peran penting ayah dalam pengasuhan anak. 

Pelindung dan pemberi rasa aman, baik secara fisik maupun emosional. Kehadiran ayah yang stabil dan mendukung dapat membantu anak merasa lebih percaya diri dan berani menjelajahi dunia.

Selain itu,  sebagai teman bermain dan pembimbing; Pembangun ikatan emosional  yang kuat dengan anak, mengekspresikan kasih sayang dan perhatian. 

Keterlibatan ayah dalam kegiatan sehari-hari, seperti mengobrol, bermain, dan memberikan sentuhan, dapat mempererat ikatan ini. 

Berikutnya, panutan dan model perilaku bagi anak dalam bersikap, bertindak, dan berinteraksi dengan orang lain.

Ayah yang terlibat aktif dalam pengasuhan dapat membantu anak membentuk karakter yang positif dan bertanggung jawab; Pendukung perkembangan anak dengan memberikan motivasi, dukungan, dan kesempatan untuk belajar hal-hal baru.

Ayah juga berperan membentuk karakter anak, mengajarkan nilai-nilai positif, dan membantu anak memahami perbedaan; termasuk pembagi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu dalam pengasuhan demi menciptakan lingkungan keluarga yang seimbang dan harmonis. 

Baca juga:  Aktivis MAR Geruduk KPK, Kawal Laporan Dugaan Korupsi Bupati Buton Selatan

“Melalui peran-peran itu, ayah dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam perkembangan anak dan membantu menciptakan generasi kuat, berdaya, dan berkarakter,” terang Menteri Wihaji.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *