Wamendagri Buka Temu Karya Nasional di Konawe, Dorong Sinergi Pembangunan dari Desa

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari dinamika geopolitik, perubahan ekonomi dunia, hingga perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, tantangan tersebut harus dihadapi melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.

Lebih lanjut, Wamendagri menjelaskan bahwa arah pembangunan bangsa saat ini mengacu pada visi Indonesia Emas 2045 yang diwujudkan melalui delapan misi pembangunan atau Asta Cita. Ia menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa karena desa merupakan fondasi utama kemajuan bangsa.

banner 728x90

“Pembangunan Indonesia harus dimulai dari desa. Karena itu, kepala daerah, kepala desa, dan seluruh pemangku kepentingan tidak cukup hanya memahami Asta Cita, tetapi harus mampu mengimplementasikannya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,”ujarnya

Usai menyampaikan sambutan, Wamendagri secara resmi membuka Temu Karya Nasional dengan melakukan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan. Prosesi tersebut disaksikan para peserta dan tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Bupati Konawe, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IPDN, para kepala daerah atau perwakilannya, Forkopimda Provinsi Sultra dan Kabupaten Konawe, serta pimpinan OPD tingkat provinsi dan kabupaten.

Baca juga:  Workshop Pengelolaan Sampah Kwarda Sultra Dibuka, Pramuka Didorong Jadi Pelopor Lingkungan dan Kemandirian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *