News  

KMI Gelar Diskusi “Jihad Melawan Korupsi”, Pakar Soroti Penegakan Hukum dan Sistem Pencegahan

“Dalam pandangan saya, karena menyangkut nasib orang maka penghitungan kerugian negara harus pasti dan dilakukan oleh lembaga yang berwenang yaitu BPK. Jadi, memberantas korupsi itu penting tetapi menegakkan hukumnya lebih penting,” ungkap Arfa.

Dalam melawan korupsi, tambah Arfa, bukan terletak pada masalah personal saja tetapi juga sistem yang memungkinkan orang yang telah duduk dalam suatu jabatan akan melakukan korupsi.

banner 728x90

“Menurut saya, salah satu solusi dalam rangka jihad melawan korupsi yaitu menggunakan sistem digitalisasi dan transparansi serta melakukan pencegahan melalui pendidikan tentang bahaya korupsi,” imbuhnya.

Sementara itu, Peneliti dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Seira Tamara Herlambang melihat bahwa persoalan korupsi tidak melulu melibatkan kerugian negara. Menurutnya, sebelum terjadinya korupsi, ada langkah-langkah  yang mempermudah sejumlah pihak untuk melakukan korupsi itu sendiri.

“Terjadinya konflik kepentingan dan belum adanya regulasi yang mengatur pengelolaan konflik kepentingan, maka potensi terjadinya korupsi akan terbuka lebar sehingga masalah ini juga harus mendapatkan perhatian serius,” pungkasnya. (*)

Ambilkan judul 

Baca juga:  DPP KNPI Desak Pemerintah Tindak Tegas Organisasi Atasnamakan KNPI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *