Tidak hanya mempertanyakan kontribusinya di dunia sepak bola, netizen juga membahas masa lalu Nurdin Halid yang pernah tersandung kasus hukum. Nurdin diketahui pernah dipenjara akibat keterlibatannya dalam kasus korupsi penyelundupan gula impor ilegal sebesar 73 ribu ton pada 2004.
Selain itu, pada 2007, Mahkamah Agung memvonis Nurdin dua tahun penjara atas kasus korupsi distribusi minyak goreng Bulog senilai Rp 169 miliar. Fakta ini kembali mencuat dan dijadikan bahan kritikan oleh netizen untuk mempertanyakan integritas dan kredibilitasnya.
Shin Tae-yong dan Dukungan Publik
Sementara itu, Shin Tae-yong terus mendapatkan dukungan dari publik atas kerja kerasnya meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Di bawah asuhannya, Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan.
Pernyataan Nurdin Halid dianggap tidak relevan oleh banyak pihak, mengingat Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas, Runner Up Piala AFF 2020, Perungu SEA Games 2021, Runner Up Piala AFF U-23 2023, Lolos Piala Asia U-20 2023, Lolos Piala Asia 2023, 16 Besar Piala Asia 2023, Lolos Piala Asia U-23 2024, Peringkat keempat Piala Asia U-23 2024, Lolos putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Lolos Piala Asia 2027, Mengerek peringkat Timnas Indonesia dari peringkat 173 ke 129 di daftar ranking FIFA.













