News  

Perkuat Sinergi Ekspor, Gubernur Sultra Gandeng Badan Karantina Indonesia

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan kerja resmi ke kantor pusat Badan Karantina Indonesia di Jakarta pada Rabu (13/5/2026).

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan kerja resmi ke kantor pusat Badan Karantina Indonesia di Jakarta pada Rabu (13/5/2026). Audiensi ini dilakukan guna memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sultra dengan otoritas karantina nasional dalam rangka memacu potensi ekspor daerah.

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Anoa tersebut diterima langsung oleh Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi catatan sejarah tersendiri bagi lembaga yang menjaga kedaulatan hayati tersebut.

banner 728x90

Dalam sambutannya, Abdul Kadir Karding memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gubernur Andi Sumangerukka, yang menyebutkan Gubernur Sultra merupakan kepala daerah pertama yang menyambangi kantornya untuk berkoordinasi secara mendalam sejak dirinya resmi dilantik menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

“Saya menyambut baik kunjungan ini. Perlu saya sampaikan bahwa Bapak Andi Sumangerukka merupakan Gubernur pertama yang berkunjung ke Badan Karantina sejak saya dilantik,” ungkap Abdul Kadir Karding di sela-sela pertemuan.

Diskusi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut berfokus pada penguatan kinerja ekspor Sulawesi Tenggara. Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pihaknya memerlukan fasilitasi dan dukungan teknis dari Badan Karantina untuk memastikan komoditas unggulan Sultra dapat menembus pasar internasional tanpa hambatan administratif maupun teknis.

Merespons hal tersebut, Abdul Kadir Karding mengakui bahwa Sulawesi Tenggara memiliki posisi yang sangat krusial dalam peta perdagangan nasional. Menurutnya, Sultra merupakan pintu perdagangan yang cukup strategis di wilayah timur Indonesia.

“Kita mendukung apa yang menjadi program dari Pak Gubernur. Sultra memiliki potensi besar dan kami siap memberikan pengawalan dari sisi standarisasi karantina,” tegas Kepala Badan Karantina Indonesia tersebut.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tugas utama Badan Karantina adalah melakukan pengawasan dan perlindungan ketat untuk mencegah masuk atau keluarnya hama penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan, serta menjamin keamanan hayati di seluruh wilayah NKRI.

Baca juga:  Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M ke TNI AU: Siap Jadi Tanker Udara dan Pesawat Misi Kemanusiaan

Abdul Kadir Kardin menambahkan, pihaknya terus mendorong akselerasi ekspor-impor agar tidak mengalami hambatan yang berarti, sehingga mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah melalui aktivitas perdagangan antar pulau maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *