Praktik Berhenti Sembarangan, Masyarakat Minta GM Perum Damri Sultra di Copot

Bus Damri Sulawesi Tenggara

Selain itu, beberapa warga menduga adanya praktik pungutan liar oleh kondektur saat menaikkan penumpang di luar halte resmi. Dugaan ini memunculkan kecurigaan bahwa pengangkutan penumpang sembarangan bukan sekadar kelalaian, melainkan pola yang disengaja.

Lembaga Barisan Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Kebijakan Sulawesi Tenggara (BMPPK-SULTRA) turut angkat suara. Ketua Umum BMPPK-SULTRA, Ahy, menegaskan bahwa pihaknya mendesak Kementerian BUMN dan Direksi DAMRI untuk segera mengambil langkah tegas.

banner 728x90

“Kami minta Kepala (GM)

Baca juga:  Pemprov Sultra Ikuti Rakor Inflasi dan Evaluasi Dua Program Nasional Strategis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *