JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Sarmuji, menilai Presiden ke-2 RI Soeharto memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia yang tidak dapat diabaikan, meskipun menuai perdebatan di publik terkait rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional.
Sarmuji mengatakan, perbedaan pandangan soal gelar tersebut merupakan hal yang wajar dan justru menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
“Perdebatan soal pemberian gelar pahlawan kepada Pak Harto tentu wajar. Setiap tokoh besar pasti memiliki sisi yang menuai pro dan kontra. Namun, perbedaan pandangan itu tidak bisa menghapus kenyataan bahwa Pak Harto memiliki jasa besar bagi bangsa ini,” ujar Sarmuji di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Ia menjelaskan, generasi muda saat ini mungkin sulit membayangkan kondisi ekonomi Indonesia sebelum Soeharto memimpin. Menurutnya, pada masa itu rakyat menghadapi kesulitan besar, terutama dalam hal ketersediaan pangan.
“Dari kisah orang tua kami dan catatan sejarah, kondisi saat itu sangat berat. Banyak rakyat yang kesulitan memperoleh pangan,” ucapnya.
Sarmuji menilai, kepemimpinan Soeharto membawa perubahan besar dalam waktu relatif singkat, terutama di bidang ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi.
“Di bawah kepemimpinan Pak Harto, situasi itu berubah drastis. Indonesia bukan hanya keluar dari krisis pangan, tetapi juga mencapai swasembada yang membanggakan,” tuturnya.












