Prabowo Resmi Mulai 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Screenshot

“Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi, terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan dimulai pembangunan 7 proyek industri baru,” kata Prabowo.

Menurutnya, pengembangan ekosistem industri tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Kekayaan alam, kata Prabowo, tidak boleh hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah.

banner 728x90

Pemerintah ingin agar proses pengolahan berlangsung di dalam negeri sehingga menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar, membuka lapangan kerja dan memperkuat struktur industri nasional.

“Kita menyadari bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberi kepada kita anugerah kekayaan alam yang sangat bernilai dan sangat besar. Tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa kita,” ujar Prabowo.

Presiden juga menekankan bahwa hilirisasi bukan semata-mata mengenai pembangunan fasilitas industri, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi nasional melalui penguasaan teknologi, penguatan industri dan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri.

Pengembangan kawasan IWIP menjadi salah satu bagian penting dalam agenda tersebut karena mengintegrasikan berbagai sektor industri yang berkaitan dengan rantai pasok nikel, baterai kendaraan listrik, aluminium hingga energi terbarukan.

Turut hadir dalam agenda tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

Hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta Chairman of Tsingshan Industry Xiang Guang Da.

Baca juga:  Seskab Teddy Tinjau Langsung Hunian Layak bagi Warga Pinggir Rel Pasar Senen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *