Grimsby Hancurkan Manchester United Lewat Adu Penalti 12-11: Tekanan ke Amorim Makin Berat

Manchester United kembali menjadi sorotan setelah tersingkir secara memalukan di putaran ketiga Carabao Cup. Melawan Grimsby Town, klub kasta keempat Liga Inggris, Setan Merah kalah lewat adu penalti dramatis 12-11 setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.

Namun bagi Manchester United, kekalahan ini menjadi luka baru. Sejak awal musim, performa tim di bawah Amorim memang jauh dari meyakinkan. Meski klub sudah mengeluarkan lebih dari £200 juta di bursa transfer musim panas untuk mendatangkan nama-nama besar, United masih belum menemukan pola permainan yang solid.

Amorim pun semakin berada di bawah tekanan besar. Kritikan keras datang dari fans maupun pengamat yang menilai tim asuhannya tidak memiliki identitas permainan jelas, rapuh di lini belakang, dan miskin kreativitas di lini depan. Bahkan, setelah pertandingan, nyanyian sinis “you’re getting sacked in the morning” terdengar dari tribun, menandai krisis kepercayaan terhadap sang pelatih.

Situasi ini membuat laga Premier League akhir pekan nanti melawan Burnley di Old Trafford dipandang sebagai ujian krusial. Jika gagal meraih kemenangan, United bisa memperpanjang catatan tanpa kemenangan di empat laga pertama musim ini awal yang terburuk dalam sejarah modern klub.

Sementara itu, Grimsby menikmati momen bersejarah. Selain melangkah ke babak berikutnya, mereka kini tercatat sebagai tim League Two yang berhasil menyingkirkan salah satu klub terbesar di dunia, sesuatu yang akan dikenang lama oleh publik sepak bola Inggris.

Kekalahan ini menegaskan satu hal: Manchester United masih dalam krisis panjang, dan masa depan Amorim di kursi pelatih kini semakin diragukan.

Baca juga:  Gol Dramatis Kiper di Menit Akhir Antar Benfica Tekuk Real Madrid 4-2, Los Blancos Turun ke Play Off

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *