Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah poster dan spanduk yang berisi dukungan terhadap supremasi hukum serta penolakan terhadap segala bentuk politisasi hukum dan penggiringan opini.
FORPEPMA SULTRA juga meminta Aparat Penegak Hukum agar tetap bekerja secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun dalam menangani perkara Jembatan Cirauci 2.
Selain itu, mereka mendesak agar pihak-pihak yang diduga sengaja menyebarkan informasi provokatif maupun menciptakan kegaduhan publik dapat ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Setelah menyampaikan aspirasi dan menyerahkan dokumen pernyataan sikap, massa kemudian membubarkan diri secara damai.














