KENDARI – Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 mulai memasuki fase penting. Di tengah proses tersebut, Dr. Herman, SH, LL.M., memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO.
Keputusan itu diambil setelah dirinya resmi maju sebagai bakal calon rektor. Surat pengunduran diri telah diajukan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 5 Juni 2026, saat Dr. Herman sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Langkah tersebut disebut sebagai upaya menjaga kredibilitas dan netralitas proses pemilihan, sekaligus menghindari potensi konflik kepentingan selama tahapan Pilrek berlangsung.
Dr. Herman menegaskan bahwa pengunduran dirinya merupakan bentuk penghormatan terhadap prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik. Menurutnya, seluruh peserta Pilrek harus memiliki ruang kompetisi yang setara dan berjalan dalam koridor yang transparan.
Selama memimpin UHO sebagai Plt Rektor, berbagai program pembenahan kelembagaan dan penguatan tata kelola kampus telah dijalankan. Ia menilai sejumlah fondasi perubahan yang telah dibangun perlu dilanjutkan agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kemajuan universitas.














