News  

Waspada Upaya Adu Domba Politik di Balik Isu Siaga 1 TNI, Pucuk Pimpinan Tetap Solid Satu Komando!

Illustrasi siaga 1 TNI

JAKARTA – Jagat media sosial tengah riuh rendah soal kabar status ‘Siaga 1’ TNI. Isu ini mendadak jadi buah bibir setelah adanya narasi yang seolah-olah membenturkan pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dengan Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak. Publik pun bertanya-tanya, apakah benar ada gesekan di pucuk pimpinan militer kita?

Menanggapi hal tersebut, sejumlah pengamat meminta warga untuk waspada terhadap upaya adu domba yang sistematis. Muncul dugaan bahwa narasi “perpecahan” ini sengaja digoreng oleh pihak-pihak tertentu, termasuk kelompok yang berafiliasi dengan kepentingan parpol tertentu, yang ingin melihat stabilitas nasional goyah di tengah krisis global.

“Sebenarnya tidak ada yang perlu diperdebatkan, ini murni manajemen komunikasi. Masyarakat harus jeli, jangan mau diprovokasi oleh kelompok yang sedang mencari panggung politik dengan membenturkan pimpinan TNI. Panglima bicara level makro global, Kasad bicara level mikro satuan; ini bukan bantah-bantahan, tapi orkestrasi keamanan yang saling melengkapi,” ujar Romadhon Jasn, Aktivis Nusantara, pemerhati isu strategis kepada awak media, Senin (9/3/2026).

Romadhon menilai, narasi “Republik Tanpa Kepastian” yang dilemparkan beberapa pengkritik adalah bentuk serangan psikologis untuk menciptakan mosi tidak percaya. Ia menekankan bahwa dalam organisasi militer, loyalitas dan garis komando adalah harga mati yang tidak akan goyah oleh kepentingan partisan mana pun.

“Hati-hati, ada aroma adu domba yang sangat kuat di sini. Ada kelompok politik yang seolah peduli tapi sebenarnya ingin melemahkan institusi TNI dengan narasi dualisme. Netizen jangan mau jadi alat buat mereka; kalau kita baca secara utuh, Panglima pasang ‘pagar’ strategis sementara Kasad memastikan ‘halaman rumah’ tetap tenang,” lanjut Romadhon dengan nada tegas.

Baca juga:  Perangi Israel Dengan Gerakan BDS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *