Sultra Punya 65 Juta Ton Sumber Daya Logam, Gubernur Dorong Tata Kelola Berintegritas

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola sektor pertambangan dan penyelamatan aset daerah

3. Melaksanakan reklamasi dan pascatambang,

4. Menjaga hubungan baik dengan masyarakat,

5. Melestarikan lingkungan hidup.

Selamatkan Aset Daerah, Bangun Masa Depan

Selain pertambangan, agenda besar lain yang dibahas adalah penertiban dan pengamanan aset daerah. Gubernur menyebut terdapat 16 bidang aset strategis milik Pemprov Sultra yang sedang dalam proses penertiban, termasuk kawasan di Nanga-Nanga dan Bunga Seroja.

“Aset strategis ini milik rakyat Sultra. Harus kita amankan, kelola dengan profesional, dan manfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.

Kolaborasi dan Integritas Jadi Kunci

Gubernur Andi Sumangerukka menutup arahannya dengan menyerukan pentingnya kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah, instansi pusat, penegak hukum, dan masyarakat sipil. Ia menekankan bahwa upaya ini bukan semata demi citra, tetapi untuk membangun warisan masa depan.

“Kita bukan sedang mencari popularitas. Kita sedang menyusun warisan. Sultra dibangun bukan untuk hari ini saja, tapi untuk generasi mendatang,” ucapnya penuh semangat.

Melalui Rakor ini, Pemprov Sultra meneguhkan visinya menuju “Sulawesi Tenggara yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius”, dengan fondasi tata kelola yang bersih, kuat, dan berdaya saing tinggi.

Baca juga:  Penertiban Barang Milik Daerah Merupakan Tindak Lanjut dari Temuan BPK dan Atensi KPK, Ditempuh Secara Persuasif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *