Ia menjelaskan, kepengurusan baru akan menjalankan sejumlah program strategis, mulai dari peningkatan kualitas latihan, pembinaan berjenjang, pelaksanaan ujian kenaikan tingkat secara berkala, hingga memperbanyak kompetisi internal sebagai sarana pengembangan atlet.
Menurutnya, organisasi yang kuat harus ditopang oleh kekompakan pengurus, pelatih, dan atlet agar target prestasi dapat tercapai secara maksimal.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB Shiroite Indonesia, M. Yunus, mengapresiasi semangat pengurus baru Shiroite Sultra yang dinilai memiliki visi jelas dalam membangun olahraga karate di daerah.
Ia optimistis Sulawesi Tenggara memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet karate berprestasi yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Dengan kepengurusan baru periode 2026-2030, Shiroite Karate-Do Indonesia Sultra diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan karate daerah sekaligus melahirkan generasi karateka yang membanggakan Sulawesi Tenggara.














