Setelah dibuka melemah, IHSG berhasil bangkit ke zona hijau sejak sesi pertama dan bertahan hingga akhir perdagangan. Sektor teknologi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 9,77%, disusul sektor energi dan barang baku yang masing-masing naik 1,97%. Sementara itu, sektor transportasi & logistik menjadi satu-satunya yang melemah, turun 0,25%.
Saham-saham yang mencatat kenaikan terbesar meliputi WAPO, LION, BESS, IFII, dan NAIK, sedangkan saham yang mengalami penurunan terdalam antara lain FMII, IKAI, BISI, GPSO, dan SSTM.
Secara keseluruhan, transaksi saham mencapai 1,08 juta kali dengan volume perdagangan mencapai 17,46 miliar lembar saham senilai Rp13,94 triliun. Terdapat 368 saham yang menguat, 225 saham melemah, dan 364 saham stagnan.
Di pasar regional, bursa saham Asia mengalami pergerakan yang beragam. Indeks Nikkei turun 0,25% ke 37.751,88, Shanghai Composite terkoreksi 0,10% ke 3.426,43, dan indeks Kuala Lumpur melemah 0,66% ke 1.517,66. Sementara itu, indeks Straits Times justru menguat 0,31% ke 3.907,05.
Dengan berbagai dinamika ini, pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan kebijakan domestik guna menentukan strategi investasi ke depan.













