Meski Barcelona mendominasi penguasaan bola hingga 65 persen dan mencatatkan 648 umpan dengan akurasi 89 persen, efektivitas Atletico menjadi pembeda utama. Dari 12 total tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Sementara Barcelona hanya mampu menghasilkan empat tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan.
Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah Eric García menerima kartu merah pada menit ke-85. Bermain dengan 10 orang membuat Barcelona gagal memperkecil ketertinggalan hingga laga usai.
Kemenangan ini menegaskan kekuatan Atletico sebagai tim yang tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga sangat tajam dalam memaksimalkan peluang. Sementara bagi Barcelona, hasil ini menjadi evaluasi serius meski unggul dalam penguasaan bola dan distribusi permainan.












