Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga mulai menertibkan aset-aset daerah yang selama ini dikuasai oleh oknum pejabat pensiunan. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya mengembalikan hak daerah sekaligus memperbaiki tata kelola aset pemerintah.
Ke depan, sejumlah ruas jalan poros lainnya juga telah direncanakan untuk dikerjakan pada tahun anggaran berikutnya. Menurut lembaga tersebut, rangkaian kebijakan ini mencerminkan perhatian serius Gubernur terhadap pembangunan Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan.
“Terlepas dari kekurangan yang pasti dimiliki setiap pemimpin, kami menilai kepemimpinan saat ini menunjukkan rekam jejak yang lebih baik dibandingkan sebelumnya,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Andi Sumangerukka yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap Sulawesi Tenggara, meskipun bukan merupakan putra asli daerah.
“Dalam waktu yang relatif singkat, beliau sudah menunjukkan keseriusan dan keberpihakan pada kepentingan daerah dan masyarakat Sultra,” pungkasnya.













