Diperkirakan sekitar 3.000 mahasiswa di Sulawesi Tenggara telah mengajukan permohonan bantuan pendidikan. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama Gubernur mengambil inisiatif langsung.
“Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan biaya. Ini adalah investasi masa depan daerah,” tegasnya.
Penyaluran beasiswa direncanakan mulai dilakukan pada Mei 2026. Program ini diharapkan mampu meringankan beban mahasiswa sekaligus menjadi jembatan sementara hingga program beasiswa pemerintah daerah kembali berjalan normal.
Langkah ini pun mendapat perhatian publik sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan, sekaligus komitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tenggara.













