Sail Wakatobi 2026 Disiapkan, Pemprov Sultra Bidik Penguatan Ekosistem Wisata Bahari Terintegrasi

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata mulai mematangkan persiapan pelaksanaan event pariwisata bahari internasional bertajuk Sail Wakatobi yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.

KENDARI— Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pariwisata mulai mematangkan persiapan pelaksanaan event pariwisata bahari internasional bertajuk Sail Wakatobi yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, menyampaikan bahwa ajang ini tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan dirancang sebagai strategi besar dalam membangun ekosistem pariwisata bahari yang terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan di wilayah Sultra.

Menurutnya, tahapan awal telah dilakukan melalui pertemuan bersama konsultan ahli dan Fexile Indonesia guna mematangkan konsep serta teknis pelaksanaan. Kegiatan ini akan melibatkan lima kabupaten sebagai pilot project dengan konsep pelayaran yacht internasional.

“Entry point akan dimulai dari Kabupaten Buton Utara, kemudian berlanjut ke Wakatobi, Buton Selatan, Muna Barat, hingga Kabupaten Kolaka. Total durasi kegiatan diperkirakan sekitar 40 hari,” ujar Ridwan.

Dalam pelaksanaannya, Sail Wakatobi diproyeksikan diikuti sekitar 30 hingga 50 yacht dari berbagai negara, khususnya komunitas pelayar internasional asal Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lainnya. Setiap yacht dijadwalkan singgah kurang lebih empat hari di setiap destinasi.

Ridwan menegaskan, konsep yang diusung bukan wisata parsial atau kunjungan singkat semata, melainkan membangun konektivitas antar daerah sehingga dampak ekonomi dapat dirasakan secara merata.

Baca juga:  PT SBP Kirim Warga Lingkar Tambang ke Jawa Barat untuk Pelatihan Security

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *