KENDARI – Musyawarah Daerah (Musda) VII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi SulawesiTenggara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling., di Kendari, Minggu malam. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran ulama dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai keagamaan dan kebangsaan.
Dalam arahannya, Hugua menyampaikan bahwa keberadaan MUI memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat harmoni di tengah keberagaman masyarakat. Ia menilai kolaborasi yang erat antara ulama dan pemerintah mampu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya berpihak pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh dimensi moral dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, tantangan globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta dinamika sosial menuntut peran aktif ulama dalam memberikan bimbingan dan pencerahan kepada umat. Pemerintah daerah pun berkomitmen memperkuat kerja sama melalui berbagai program strategis, seperti pengembangan ekonomi syariah, pemberdayaan pesantren, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.












