Menanggapi hal itu, Gubernur langsung menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian harga.
“Saya minta segera ditindaklanjuti. Saat pengecekan berikutnya, seluruh harga harus sudah sesuai HET,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan akan terus melakukan pengawasan intensif hingga menjelang Idul Fitri 2026 guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan tetap terjaga.
Di akhir kegiatan, Gubernur mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Pemerintah, kata dia, menjamin stok pangan cukup dan distribusi berjalan lancar selama Ramadan hingga Lebaran.
“Belanja secukupnya saja. Stok aman dan pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas,” pungkasnya.













