Kekalahan ini menjadi kekalahan terbesar Indonesia dari Jepang dalam sejarah pertemuan kedua tim. Sebelumnya, saat berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada November 2024, Indonesia kalah 0-4. Kini, dengan kekuatan yang bahkan tak penuh, Jepang mampu menggandakan luka skuad Garuda.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, memang tak membawa skuad utama dalam laga ini. Namun, beberapa pemain berpengalaman seperti Zion Suzuki, Yuto Nagatomo, Wataru Endo, Takefusa Kubo, dan Daichi Kamada tetap dilibatkan untuk menjaga keseimbangan tim.
Sementara itu, Timnas Indonesia gagal mengimbangi intensitas dan pressing tinggi Jepang. Anak asuh Shin Tae-yong terlihat kesulitan keluar dari tekanan dan tak mampu menciptakan peluang berarti sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini menutup perjalanan Indonesia di fase kualifikasi dengan catatan pahit, sekaligus menjadi evaluasi besar bagi PSSI dan tim pelatih menjelang agenda-agenda internasional ke depan.













