Trump juga mengisyaratkan bahwa Kongres hanyalah formalitas. “Kami langsung jalan saja. Kalau memang butuh persetujuan, saya yakin Kongres tidak akan keberatan,” tegasnya.
Istilah Department of War pernah digunakan sejak abad ke-18 hingga pasca-Perang Dunia II. Pada 1949, Presiden Harry Truman bersama Kongres resmi menggantinya menjadi Department of Defense sebagai bagian dari reorganisasi militer.
Kini, 76 tahun kemudian, Trump berusaha mengembalikan label lama itu untuk menegaskan posisi Amerika sebagai kekuatan militer paling dominan di dunia.
Meski demikian, wacana ini menuai kritik keras. Para pengamat menilai rebranding Pentagon justru kontradiktif dengan klaim Trump sebagai pemimpin dunia yang mengupayakan perdamaian.
“Trump ingin Nobel Perdamaian, tapi di saat yang sama menghidupkan istilah ‘Departemen Perang’. Itu pesan yang membingungkan,” ujar seorang analis kebijakan luar negeri di Washington.











