Tak lama setelah selebrasi, Vinícius melaporkan adanya ucapan bernada rasis yang diterimanya dari Prestianni. Wasit François Letexier kemudian menghentikan pertandingan sekitar 10 menit untuk menjalankan protokol anti-diskriminasi.
Setelah laga dilanjutkan, Benfica berusaha keras menyamakan kedudukan. Namun Real Madrid menunjukkan kedewasaan dan soliditas permainan. Vinícius hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-79, tetapi Trubin kembali melakukan penyelamatan penting.
Hingga peluit akhir, Madrid mampu menjaga keunggulan dan kini membawa modal berharga jelang leg kedua di Santiago Bernabéu pekan depan.
Kemenangan ini menempatkan Real Madrid selangkah lebih dekat ke babak 16 besar Liga Champions, sementara insiden rasisme kembali menjadi sorotan serius dalam dunia sepak bola Eropa.













