Presiden juga meninjau greenhouse yang menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku. Fasilitas tersebut difungsikan untuk menjamin ketersediaan bahan pangan segar dan berkualitas secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendekatan ekosistem terpadu.
Dalam laporannya, Kapolri menegaskan bahwa penguatan ekosistem SPPG bertujuan memenuhi kebutuhan rantai pasok sekaligus menciptakan dampak ekonomi berantai melalui pelibatan petani, peternak, UMKM, dan pelaku logistik lokal. Langkah ini diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan kesiapan fasilitas dan sistem pendukung yang terintegrasi, SPPG Polri diharapkan menjadi model pelayanan pemenuhan gizi yang modern, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.












