Hasbul juga menyoroti fase pembangunan yang saat ini melibatkan hampir seluruh elemen bangsa. Keberagaman dinilai menjadi kekuatan utama dalam mendorong kolaborasi nasional, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, pemerataan keadilan, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan.
“Pemerintah sedang menyiapkan generasi unggul yang adaptif dan kolaboratif, termasuk menjalin sinergi dengan negara-negara maju sebagai pusat teknologi dunia,” tambahnya.
Ia optimistis, melalui kebijakan yang terarah, Indonesia dapat mencapai kondisi ideal di mana lapangan kerja terbuka luas, angka pengangguran ditekan, dan setiap pekerja memperoleh kehidupan yang layak.
“Sejarah adalah cermin keberanian yang tidak akan pudar. Indonesia sedang menjahit kembali potensi besarnya dan bergerak menuju modernisasi penuh,” tutupnya.













