Sebagai narasumber utama, hadir Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl. S.E., M.Eng., mantan Deputi Menteri PAN-RB Bidang SDM Aparatur sekaligus Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Setiawan memaparkan praktik baik penerapan manajemen talenta yang telah dijalankan di Jawa Barat, termasuk pemetaan talenta ASN berbasis data kuantitatif dan analisis kompetensi.
Menurut Setiawan, pemetaan talenta berperan penting dalam perencanaan suksesi jabatan, pengembangan kompetensi, serta penataan pola karier ASN agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah. Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga menerapkan sistem penghargaan dan insentif bagi ASN berprestasi guna mendorong kinerja dan profesionalisme.
Ia mengapresiasi langkah Gubernur Sultra yang dinilainya visioner dan berorientasi jangka panjang. Menurutnya, terdapat tiga pilar utama dalam penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit, yakni transformasi kelembagaan dan cascading kinerja, pemetaan talenta ASN, serta penetapan parameter dan regulasi yang jelas.
Transformasi kelembagaan tersebut melibatkan sinergi antara Biro Organisasi, Badan Kepegawaian Daerah, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, yang menjadi kunci dalam menciptakan ASN berkualitas dan berdaya saing.
Penerapan manajemen talenta ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Tenggara.












