Namun, Djokovic menekankan bahwa hanya dirinya yang tahu kondisi tubuhnya. “Saya tahu apa yang terjadi pada tubuh saya, seberapa besar energi yang sudah saya curahkan untuk turnamen ini selama lebih dari 20 tahun,” ungkapnya.
Zverev Bela Djokovic
Meskipun Djokovic bermain cukup baik di set pertama yang berlangsung selama 81 menit, Zverev akhirnya memenangkannya melalui tie-break dengan skor 7-5. Setelah pertandingan diumumkan berakhir, Djokovic berjalan ke sisi lapangan dan memeluk Zverev sebelum meninggalkan arena dengan dua jempol terangkat, meski disertai sorakan dari sebagian kecil penonton.
Zverev yang akan tampil di final grand slam pertamanya, mengecam penonton yang mengejek Djokovic. “Saya tahu semua orang membayar tiket dan ingin melihat pertandingan lima set yang hebat, tetapi Novak Djokovic adalah seseorang yang telah memberikan segalanya untuk olahraga ini selama 20 tahun terakhir,” ujar Zverev.

Komentator dan mantan petenis Australia, John Millman, juga menyayangkan reaksi sebagian kecil penonton. “Tidak peduli seberapa kecil jumlahnya, Anda tidak boleh mengejek seorang juara,” kata Millman.
Zverev akan bertemu pemenang antara Jannik Sinner atau Ben Shelton di final pada hari Minggu. Ia menggambarkan Sinner sebagai pemain terbaik dunia dalam 12 bulan terakhir, sementara Shelton dianggap memiliki kekuatan luar biasa.
Sementara itu, Djokovic mengatakan meski tidak yakin akan kembali ke Melbourne, ia merasa telah bermain tenis terbaiknya melawan Alcaraz. “Saya akan terus berusaha memenangkan lebih banyak gelar grand slam. Selama saya merasa mampu menghadapi semua ini, saya akan tetap ada di sini,” tutup Djokovic.













