Netanyahu Tegaskan Target Serangan ke Iran: Gulingkan Rezim, Bukan Hanya Nuklir

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Teheran— Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara terbuka menyatakan bahwa tujuan utama dari operasi militer Israel ke Iran bukan hanya untuk menghancurkan fasilitas nuklir, melainkan juga untuk mendorong perubahan rezim di negara tersebut. Dalam wawancara eksklusif dengan Fox News, Netanyahu menyebut rezim Teheran sebagai “lemah” dan mengklaim bahwa mayoritas rakyat Iran menginginkan pemerintahan itu digulingkan.

“Ini bukan hanya soal nuklir. Ini tentang membebaskan rakyat Iran dari cengkeraman teokrasi yang menindas,” ujar Netanyahu, Selasa, 17/6/2025 

Serangan Israel yang berlangsung sejak akhir pekan lalu tidak hanya menyasar situs nuklir seperti Natanz dan Fordow, tetapi juga meliputi markas besar Garda Revolusi Iran (IRGC), kantor polisi, pusat penyiaran nasional, serta jaringan komunikasi dan pasokan energi di beberapa kota besar.

Analis menilai perluasan target ini menunjukkan strategi militer Israel yang tidak lagi bersifat defensif, melainkan ofensif, dengan kemungkinan niat untuk melemahkan kapasitas pemerintahan Iran secara sistemik.

Menanggapi agresi tersebut, Iran meluncurkan puluhan rudal balistik ke berbagai kota besar di Israel, termasuk Tel Aviv, Haifa, dan Yerusalem. Ledakan dilaporkan terjadi di kawasan pemukiman, menyebabkan puluhan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil.

Baca juga:  Netflix Naik Daun Berkat Kenaikan Harga dan Rekor Jumlah Pelanggan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *