Krisis Politik Prancis: François Bayrou Tersingkir, Macron Cari Perdana Menteri Baru

Emmanuel Macron dan François Bayrou

Kejatuhan Bayrou membuat Macron berada dalam posisi sulit. Dalam setahun terakhir, sudah dua perdana menteri tersingkir. Michel Barnier lebih dulu tumbang pada Desember lalu, kini Bayrou menyusul. Macron harus menunjuk pengganti dalam beberapa hari ke depan, namun setiap nama yang muncul berisiko menghadapi nasib serupa karena parlemen masih terbelah tiga blok besar: kiri, tengah, dan sayap kanan.

Di luar parlemen, situasi sosial juga memanas. Gerakan Block Everything menyerukan aksi besar-besaran pada Rabu, dengan ancaman penutupan jalan, sekolah, dan layanan publik.

Kegagalan Bayrou semakin diperburuk dengan isu lama: laporan parlemen menudingnya menutup mata terhadap kasus pelecehan di sekolah Katolik Bétharram saat ia menjabat Menteri Pendidikan pada 1990-an. Komentar Bayrou yang menyebut penyelidikan itu sebagai “tribun politik” bahkan membuat sebagian sekutunya sendiri menarik dukungan.

Kini, masa depan politik Prancis semakin tidak pasti. Macron menghadapi tekanan untuk menggelar pemilu baru, meski ia menolak dengan alasan risiko parlemen tetap buntu. Namun, tanpa perdana menteri yang stabil, jalan menuju penyusunan anggaran 2026 kian berliku.

Baca juga:  Demo Mahasiswa Bangladesh Rusuh, Perdana Menteri Kabur dan Mundur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *