Koruptor “Naik Pangkat”: Asimilasi Jadi Tiket VIP La Ode Gomberto untuk Bebas dari Penjara

Koruptor La Ode Gomberto

Publik pun bertanya-tanya: ini asimilasi atau sekadar “asimilasi rasa konglomerasi”?

Apalagi, dokumen persetujuan asimilasi ternyata juga ditandatangani oleh pejabat lokal, termasuk Lurah Raha III. Rupanya, tangan-tangan yang dulu sibuk menandatangani pencairan dana, kini masih sibuk menandatangani surat rekomendasi kebebasan.

Program asimilasi sejatinya untuk memberikan kesempatan narapidana berintegrasi kembali dengan masyarakat. Tapi dalam kasus Gomberto, masyarakat justru dibuat bertanya: siapa yang sebenarnya berasimilasi? Gomberto dengan masyarakat, atau masyarakat yang dipaksa berasimilasi dengan skenario bisnis keluarganya?

Jika begini caranya, jangan-jangan sebentar lagi akan lahir paket wisata penjara: “Tersangka Korupsi? Jangan Khawatir, Ada Asimilasi!”

Baca juga:  Setelah Dicopot Imbas Kerusuhan, Kompol Syafnil Angkat Bicara: “Saya Ikhlas, Ini Jalan Ibadah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *