Ketua DPP Lembaga Adat Tolaki, Lukman Abunawas, menegaskan bahwa gelar adat merupakan amanah luhur yang mengandung tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan, nilai, dan tradisi leluhur. Ia berharap kedua penerima gelar dapat terus berperan aktif dalam melestarikan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Secara nasional, penganugerahan ini dipandang sebagai simbol kuat sinergi antara negara dan adat. Selain mempererat hubungan antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga adat, momentum ini juga mempertegas bahwa budaya lokal memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.
Kehadiran tokoh militer dan kepala daerah dalam prosesi adat tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas adat, tetapi juga bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keberagaman Indonesia.
Melalui penganugerahan ini, nilai-nilai kearifan lokal Tolaki diharapkan semakin dikenal luas dan menjadi inspirasi dalam memperkuat jati diri bangsa di tengah tantangan globalisasi.













