KENDARI — Isu tentang keberadaan “gubernur bayangan” di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dibantah secara tegas oleh Pemprov Sultra. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, Ridwan Badalah, menyebut tudingan tersebut sebagai informasi hoaks yang tidak memiliki dasar fakta dan sarat kepentingan.
Ridwan menegaskan bahwa narasi yang berkembang di ruang publik sama sekali tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menurutnya, isu tersebut berpotensi menyesatkan masyarakat dan merusak kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Isu adanya gubernur bayangan itu tidak pernah ada. Apa yang disampaikan oleh pihak tertentu adalah hoaks dan fitnah,” tegas Ridwan saat dikonfirmasi.
Terkait beredarnya informasi bahwa sosok yang disebut sebagai Mister P pernah memimpin rapat pemerintahan, Ridwan tidak membantah hal tersebut. Namun ia menekankan bahwa kehadiran Mister P dalam forum rapat dilakukan secara sah dan tidak melanggar ketentuan perundang-undangan.
“Yang bersangkutan adalah Ketua Tim Ahli,” jelasnya.












