Joao Pedro Bersinar, Chelsea Melaju ke Final Piala Dunia Antarklub

Jackson coba menciptakan dua peluang terbaik ke gawang Fluminense

New Jersey – Chelsea memastikan tempat di final Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menumbangkan wakil Brasil, Fluminense, dengan skor meyakinkan berkat dua gol sensasional dari Joao Pedro dalam laga debut penuhnya bersama The Blues.

Bertanding di MetLife Stadium dalam suhu panas ekstrem, skuad asuhan Enzo Maresca tampil dominan dan matang sepanjang pertandingan. Mereka membatasi ancaman Fluminense, dan justru menciptakan banyak peluang berbahaya sendiri dua di antaranya dikonversi Joao Pedro dengan penyelesaian luar biasa.

Gol pertama pemain asal Brasil itu tercipta di menit ke-18 melalui tembakan melengkung dari jarak 20 yard ke pojok jauh gawang. Kemudian, sepuluh menit setelah jeda, Joao Pedro kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras yang membentur mistar dan masuk ke dalam gawang.

Chelsea tampil percaya diri dan tanpa cela hingga akhir pertandingan. Fluminense memang sempat mendapatkan peluang melalui German Cano dan sempat mengklaim penalti akibat handball dari Trevoh Chalobah, namun VAR membatalkan keputusan tersebut karena dianggap tangan berada dalam posisi alami.

Pelatih Enzo Maresca memuji performa timnya yang mampu beradaptasi cepat di tengah tekanan dan cuaca yang menantang. “Kami sangat bangga bisa tampil di final. Ini adalah Piala Dunia Antarklub tempat berkumpulnya klub-klub terbaik dunia. Untuk bisa berada di sana, kami harus merasa senang dan bangga,” kata Maresca.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Joao Pedro, yang baru bergabung dari Brighton sepekan lalu, dan langsung memberi dampak besar. “Kami tahu menghadapi tim dengan blok rendah, Joao akan membantu karena dia punya kualitas di sepertiga akhir. Ia sangat bagus di ruang sempit dan hari ini dia membuktikannya,” ujarnya.

Baca juga:  Foto: Imbang Lawan Belgia, Tidak Membantu Ukraina Lolos 16 Besar

Namun kemenangan ini sedikit ternoda dengan cedera yang dialami Moises Caicedo di menit-menit akhir. Gelandang asal Ekuador itu mengalami cedera pergelangan kaki dan ditarik keluar saat Chelsea sudah menggunakan semua jatah pergantian. Maresca berharap Caicedo bisa pulih tepat waktu untuk laga final.

Dengan kemenangan ini, Chelsea akan kembali berlaga di MetLife Stadium pada hari Minggu, menghadapi pemenang laga antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain, untuk memperebutkan gelar juara dunia antarklub.

Jalannya pertandingan: 

Penampilan skuad Enzo Maresca di MetLife Stadium menunjukkan kualitas dan kedewasaan. Kami berhasil membatasi pergerakan Fluminense hampir sepanjang pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang. Dua di antaranya berhasil dikonversi dengan gaya oleh pemain baru asal Brasil kami.

Gol pertama Joao Pedro tercipta pada menit ke-18, ketika ia melepaskan tembakan tak terbendung dari jarak 20 yard yang mengarah ke sudut jauh gawang. Gol keduanya terjadi tak lama setelah jeda, saat pemain berusia 23 tahun itu menembak keras dan bola memantul masuk lewat mistar setelah melakukan penetrasi ke kotak penalti.

Tidak ada momen menegangkan atau keraguan setelah itu. Chelsea selalu memegang kendali; tiket menuju final hari Minggu menghadapi Real Madrid atau Paris Saint-Germain tak pernah lepas dari genggaman. Satu trofi lagi kini berada dalam jangkauan.

Selebrasi Chelsea setelah berhasil kandaskan Fluminense

Awal yang Kuat

Tiga perubahan dilakukan oleh Chelsea, dua di antaranya karena terpaksa. Tosin Adarabioyo menggantikan Levi Colwill yang terkena skorsing; Moises Caicedo menggantikan Andrey Santos di lini tengah; dan Joao Pedro menjalani debut penuhnya karena Liam Delap juga absen karena skorsing.

Chelsea langsung tampil dominan. Dalam sepuluh menit awal, kami menguasai bola dan menciptakan beberapa peluang setengah matang.

Baca juga:  Chelsea Libas PSG 3-0, Cole Palmer Antar The Blues Juara Dunia

Peluang pertama datang dari sundulan Marc Cucurella setelah tendangan bebas, namun kiper veteran Fluminense, Fabio yang berusia 44 tahun, menepis dengan mudah. Enzo Fernandez juga sempat melepaskan tembakan yang diblok dengan baik setelah Malo Gusto mengirim bola ke kotak penalti.

Tembakan Enzo Fernandez ke gawang Fluminense

Pembuka yang Menakjubkan

Sebelum laga, Maresca menyoroti energi tim-tim Brasil di turnamen ini. Namun Chelsea justru lebih agresif, menekan lini belakang Fluminense dan menang dalam duel-duel lini tengah. Pada menit ke-18, kami membuka keunggulan.

Serangan dimulai dari sisi kiri lewat Pedro Neto yang mengirim umpan silang ke kotak penalti. 

Bola berhasil dihalau, tapi jatuh ke kaki Joao Pedro di luar kotak penalti. Ia mengatur bola, lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang. Fabio tak mampu menghalaunya.

Proses Gol Joao Pedro dari luar kotak penalti
Joao Pedro membuka keunggulan untuk Chelsea

Pedro tak banyak merayakan golnya sebagai bentuk penghormatan kepada klub tempat ia memulai karier namun keunggulan itu pantas kami dapatkan.

Chelsea nyaris menggandakan keunggulan sesaat setelah jeda. Pedro Neto kembali menjadi kreator saat melewati Ignacio dan mengirim umpan ke tiang jauh. Malo Gusto menyambut dengan sundulan kuat, tapi Fabio melakukan penyelamatan bagus.

Gusto kembali hampir mencetak gol setelah aksi ciamik Pedro Neto membuka ruang untuk mengirim umpan silang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *