Dana BOS Diduga Diselewengkan, Guru di Koltim Minta Kejari Turun Tangan

Karikatur Kepala Sekolah Tilap Dana Bos

Para guru juga menyoroti minimnya transparansi kepala sekolah dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana BOS. Menurut mereka, sikap tertutup ini telah mengikis kepercayaan publik terhadap pengelolaan pendidikan di sekolah tersebut.

Atas dasar itu, mereka menuntut audit forensik terhadap laporan keuangan, pemeriksaan semua pihak terkait, dan penegakan hukum jika terbukti terjadi pelanggaran. “Akuntabilitas dan transparansi adalah harga mati. Dana BOS harus kembali pada tujuan utamanya: meningkatkan mutu pendidikan,” tegas mereka.

Mereka berharap Kejari Kolaka mengusut kasus ini secara menyeluruh, agar ada efek jera dan pengelolaan dana pendidikan di masa depan benar-benar berpihak kepada kepentingan siswa.

Hingga berita ini diturunkan, kepala sekolah yang bersangkutan telah dihubungi melalui pesan WhatsApp, namun belum memberikan tanggapan.

Baca juga:  Menuju Satu Tahun Kepemimpinan ASR: Fondasi Kuat, Keteladanan Moral, dan Optimisme Masa Depan Sulawesi Tenggara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *