Secara statistik, kedua tim sama-sama mencatatkan 11 tembakan. Como justru tampil lebih klinis dengan memanfaatkan momen serangan balik dan disiplin menjaga lini pertahanan. Juventus sendiri memiliki tujuh tembakan dari dalam kotak penalti dan memperoleh tujuh tendangan sudut, namun tak satu pun berbuah gol.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Juventus yang gagal memaksimalkan keunggulan penguasaan bola di hadapan pendukungnya sendiri. Sementara bagi Como, kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka mampu bersaing dan mencuri poin penting di markas tim besar Serie A.













