Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil dari kepemimpinan yang progresif, kebijakan yang tepat sasaran, dan keberpihakan nyata kepada nelayan serta pelaku usaha daerah. Visioner Indonesia menilai bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, pelaku ekspor, serta perusahaan logistik seperti PT Meratus dan Pelindo, menunjukkan kekuatan kolaborasi untuk kemajuan daerah.
“Pak ASR sebagai Gubernur dan Pak Hugua sebagai Wakil Gubernur telah menunjukkan bahwa dengan tata kelola yang baik, komoditas lokal kita tidak hanya bisa tembus pasar dunia, tapi juga menciptakan nilai tambah yang besar bagi masyarakat Sultra,” lanjutnya.
Acara launching tersebut juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis, mulai dari Ketua DPRD, Forkopimda, Bea Cukai, hingga 11 perusahaan eksportir. Kehadiran mereka disebut sebagai sinyal positif bahwa Sultra siap bertransformasi menjadi hub ekspor kawasan timur Indonesia.
Visioner Indonesia berharap, langkah ini akan menjadi pemicu gelombang ekspor berikutnya dengan skala lebih besar, serta menjadi model inspiratif bagi provinsi lain dalam mengelola potensi kemaritiman secara inklusif dan berdaya saing tinggi.












