• Dokumen dipalsu,
• Tanah dijual dobel,
• Warga diancam,
• Uang diperas.
Sekarang mata publik melotot ke Polda Sultra. Ini ujian besar: bongkar sampai akar-akarnya atau sekadar “cuci muka” dan tutup buku? Karena buat rakyat kecil, tanah itu bukan cuma ukuran meter persegi, tapi soal hidup-matinya masa depan.
Kalau aparat ikut cawe-cawe, jangan heran kalau rakyat percaya… keadilan sudah dikubur di dalam tanah tanah sitaan mereka sendiri.













