“Selain itu juga ketika kita melihat kebelakang Sulawesi Tenggara itu adalah salah satu daerah yang juga paling sering dikunjungi oleh Presiden Jokowi tentu dengan keadaan itu membuktikan posisi Sulawesi Tenggara tidak kalah penting dengan daerah lainnnya”, jelasnya.
Razak menegaskan bahwa Sultra memiliki sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor pertambangan dan kelautan, yang perlu dikelola dengan baik. Sulawesi Tenggara juga menjadi salah satu daerah yang sukses menjadi tuan rumah terhadap beberapa Proyek Strategi Nasional (PSN) pada pemerintahan Jokowi-Maruf Amin artinya bahwa Sultra seharusnya tidak saja daerah dan sumber daya alamnya yang dimanfaatkan untuk kepentingan negara namun sudah seharusnya juga kader-kader Sultra mesti diberi kepercayaan untuk mengisi jabatan Menteri ataupun Wakil Menteri dan membantu jalannya pemerintahan Prabowo Gibran menuju Indonesia Emas.
“Dengan adanya putra daerah Sultra di kabinet, saya yakin kebijakan yang diambil akan lebih berpihak pada kepentingan daerah, termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya dan pembangunan infrastruktur,” tambah Razak.
Selain itu, Razak Said juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan nasional, dimana keterlibatan daerah-daerah di luar Jawa dalam pemerintahan pusat dapat memperkaya perspektif dan menciptakan pemerintahan yang lebih inklusif.
“Harapan kami adalah pemerintahan Prabowo-Gibran bisa memberikan ruang lebih besar bagi kader-kader dari daerah seperti Sultra, agar ada keseimbangan dalam pembangunan dan perwakilan,” tutup Razak.












