Jakarta— Tersangka pembunuh mantan desainer Rolls-Royce asal Inggris yang ditikam hingga tewas di rumahnya di Bavaria pekan lalu telah ditangkap di Paris setelah penggeledahan di seluruh Eropa, kata polisi Jerman. Motifnya belum diketahui dengan segera.
Departemen Kepolisian Furstenfeldbruc mengatakan Ian Cameron (74) diserang dengan pisau pada 12 Juli 2024 dan terluka parah. Seorang warga negara Serbia, 22 tahun, diidentifikasi sebagai tersangka utama berdasarkan informasi dari masyarakat.
“Setelah perburuan dilakukan, penyelidik dengan cepat dapat mengetahui identitas tersangka, memverifikasinya dengan pihak berwenang dan menyerahkannya kepada penyelidik di kantor investigasi kriminal negara bagian Bavaria,” kata polisi pada Jumat, 19/07/24.
Tersangka diyakini telah meninggalkan wilayah tersebut melalui Munich, kemudian Innsbruck dan Zurich ke Prancis, di mana ia ditemukan di sebuah flat di Aubervilliers, timur laut Paris, dan ditahan pada Kamis pagi oleh unit khusus polisi Prancis. berkoordinasi dengan polisi federal Jerman. Pihak berwenang di Serbia, Austria dan Swiss berkontribusi dalam operasi tersebut.
“Tersangka saat ini sendirian dan tidak melawan saat ditangkap,” kata polisi. Dia akan hadir di hadapan hakim investigasi Perancis pada hari Jumat.
Europol, badan kepolisian Uni Eropa, mengatakan operasi ini menunjukkan kekuatan kerja sama kepolisian internasional yang dikoordinasikannya. Dikatakan tersangka akan diekstradisi ke Jerman untuk menghadapi dakwaan.
Harian Jerman Bild mengatakan pisau yang diyakini digunakan dalam pembunuhan itu ditemukan di hutan dekat rumah Cameron di kota Herrsching di Danau Ammer dan sedang diperiksa untuk mencari bukti DNA.












