Kendari,– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Rakor mingguan ini membahas strategi pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi daerah, dan dukungan terhadap program pembangunan tiga juta rumah.
Hadir dalam rapat sejumlah pejabat nasional, termasuk Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar, serta perwakilan KSP dan Kementan. Dari Sultra, hadir jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, ESDM, Bank Indonesia, dan BPS.
Mendagri Tito menekankan pentingnya sinergi pusat-daerah menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah menjadi kunci peningkatan kesejahteraan. Beberapa langkah utama yang disampaikan yakni: menjaga ketersediaan pangan, memperkuat sinergi lintas sektor, dan mendukung percepatan pembangunan rumah rakyat.
Prof. Rachmat Pambudy menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen melalui sembilan strategi percepatan, seperti pengendalian harga, perluasan lapangan kerja, investasi, dan percepatan realisasi APBD. Kepala BPS menegaskan pentingnya peran data dan kinerja daerah dalam agregasi ekonomi nasional.













