Menteri Keuangan mengatakan peningkatan ketidakpastian kondisi perekonomian global dan gejolak geopolitik telah mendorong peningkatan tekanan di pasar keuangan global.
“Ketidakpastian pasar keuangan global masih tinggi di tengah pertumbuhan ekonomi lebih stabil tapi tetap rendah. Di 2024 kita memahami, semua outlook oleh lembaga internasional, pertumbuhan ekonomi global akan stabil tapi lemah,” tuturnya.
Sri mengungkapkan, menurut laporan Dana Moneter Internasional (IMF), pertumbuhan ekonomi global tahun ini diprediksi hanya tumbuh 3,2%.
“Ini artinya lebih lemah 3,3% yang tumbuh di 2023. Ini outlooknya pertumbuhan ekonomi global masih stagnan lemah, bahkan lebih lemah dibandingkan tahun lalu,” jelasnya.













