Setelah Dua Tahun Menghilang, Bos China Renaissance Bao Fan Akhirnya Bebas

Bos China Renaissance Bao Fan

Bao dikenal luas sebagai negosiator ulung di balik merger besar, seperti penggabungan layanan ride-hailing Didi dan Kuaidi, merger raksasa pesan-antar makanan Meituan dan Dianping, serta penyatuan platform perjalanan Ctrip dan Qunar. Sebelum mendirikan China Renaissance, ia berkarier di Credit Suisse dan Morgan Stanley.

Media keuangan Caixin melaporkan pembebasan Bao terjadi awal pekan ini. Meski belum ada komentar resmi dari China Renaissance, saham perusahaan melonjak 17% pada perdagangan Jumat, ditutup di level HK$6,87.

Laporan sebelumnya menyebut Bao ditahan untuk membantu penyelidikan terhadap seorang mantan koleganya. Sejak penahanannya, pucuk pimpinan China Renaissance telah berganti dua kali, termasuk penunjukan istrinya, Hui Yin Ching, sebagai ketua pada Oktober 2024.

Baca juga:  Kecewa dengan Susunan Kabinet, Wakil Presiden Iran Muhammad Javad Zarif Memundurkan Diri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *