Serangan Gabungan AS–Israel Guncang Iran, Puluhan Siswa Dilaporkan Tewas

USA-Iran Serang Sekolah di Iran Selatan

TEHERAN – Serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel mengguncang sejumlah wilayah Iran pada Sabtu pagi, memicu kepanikan warga dan kekhawatiran akan jatuhnya korban sipil dalam skala besar.

Media pemerintah Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA), melaporkan sedikitnya 80 siswi tewas dalam serangan terhadap Sekolah Dasar Putri Shajareh Tayyebeh di Minab, Iran selatan. Puluhan lainnya dilaporkan masih belum ditemukan. Jika angka tersebut terkonfirmasi, insiden ini berpotensi menjadi peristiwa korban massal terbesar sejak dimulainya serangan.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan bangunan sekolah hangus terbakar dengan asap tebal membumbung ke udara. Puing-puing terlihat berserakan di sekitar lokasi, sementara warga berkumpul dalam suasana duka dan kepanikan. Keaslian video disebut telah diverifikasi oleh sejumlah pihak, meski jumlah korban belum dapat dikonfirmasi secara independen.

Sekolah tersebut dilaporkan berada tidak jauh dari barak Pasukan Garda Revolusi Iran, yang diduga menjadi salah satu target strategis dalam operasi militer tersebut.

Di ibu kota Teheran, aktivitas warga terganggu. Sekolah-sekolah ditutup mendadak dan orang tua bergegas menjemput anak-anak mereka di tengah kemacetan panjang. Banyak keluarga mengaku telah bersiap menghadapi kemungkinan perang dengan menimbun kebutuhan pokok selama beberapa pekan terakhir.

Amir (37), pemilik toko roti di Teheran, mengatakan ia merasa cemas meski mendengar bahwa beberapa target serangan diarahkan ke fasilitas pemerintah.

“Kekhawatiran terbesar kami adalah korban dari warga sipil,” ujarnya.

Baca juga:  Biden, Liz Cheney dan Politisi Lainnya Mengutuk Penembakan Trump

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *