“Hormati orang tuamu. Jangan pernah malu. Mereka bekerja dengan keringat dan kehormatan. Itu jauh lebih mulia,” katanya.
Presiden juga menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi yang dialami sebagian rakyat bukanlah kesalahan individu, melainkan pekerjaan rumah negara yang harus diselesaikan secara kolektif. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya agar hasil kekayaan nasional dapat dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat.
“Kita akan berjuang keras supaya tidak ada anak Indonesia yang kehilangan masa depan hanya karena lahir dari keluarga yang kurang mampu,” tegas Presiden.
Sekolah Rakyat pun disebut sebagai simbol nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar pendidikan, sekaligus sebagai fondasi pembentukan generasi Indonesia yang bermartabat dan siap bersaing di tingkat global.












