News  

Polres Bengkulu Utara Pastikan Kematian Siswa MIN 02 Bukan Akibat Keracunan MBG

BENGKULU UTARA – Polres Bengkulu Utara menggelar press release resmi untuk mengklarifikasi simpang siur informasi terkait meninggalnya seorang siswa MIN 02 Bengkulu Utara yang sebelumnya diduga akibat keracunan paket Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 21.45 WIB di Ruang Lobi Polres Bengkulu Utara.

Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara, Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi sejumlah pejabat utama Polres dan perwakilan instansi terkait, antara lain:

  • Kasat Reskrim AKP Elvan Dellano Primalanda
  • Kasat Intelkam AKP Mufti Arifianto
  • Perwakilan Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Henrika Debora Sinurat
  • Direktur RS Tiara Sella, dr. Syella Ania, MARS
  • Perwakilan BGN Provinsi serta Koordinator SPPG Wilayah Bengkulu Utara

Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan penyebab kematian korban berdasarkan data medis dan hasil uji laboratorium yang akurat.

Peristiwa bermula pada Kamis, 26 Februari 2026. Korban bernama Muhamad Sultan Alfatih (8) mengonsumsi paket MBG berupa roti burger setibanya di rumah. Sekitar pukul 12.35 WIB, korban mengeluh pusing dan kemudian pingsan.

Korban sempat dibawa ke RSUD Lagita Ketahun, di mana ia mengalami kejang dan muntah. Pada Jumat, 27 Februari 2026, korban dirujuk ke RS Bhayangkara Bengkulu karena kondisi kesadaran yang terus menurun.

Baca juga:  Geger Muhammadiyah Mundur dari Makan Gratis, Benarkah Ada Intimidasi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *