Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengungkapkan bahwa hingga akhir 2024, Pertamina memiliki 43 ribu pekerja, di mana 20,35 persen di antaranya adalah perempuan. Jumlah pekerja perempuan tersebut tumbuh 16,08 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Pertamina berkomitmen membuka kesempatan kerja yang luas bagi perempuan, yang tercermin dari peningkatan jumlah pekerja dan pemimpin perempuan di tubuh perusahaan,” kata Fadjar.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat inklusivitas di lingkungan BUMN energi terbesar di Indonesia, sekaligus menjadi contoh nyata bagi industri lain untuk mengedepankan kesetaraan gender di tempat kerja.










