Pemprov Sultra Percepat Kemandirian Pangan Lewat Benih Lokal dan Teknologi Modern

Peresmian penggunaan mesin pemilah benih (Rice Seed Sorter), mesin pengemasan otomatis, serta peluncuran kemasan benih padi lokal bertajuk Sanggoleo Sultra di UPTD Balai Benih Induk (BBI) Wawotobi, Kabupaten Konawe, Selasa (30/12/2025).

Selain perbenihan, modernisasi pertanian juga ditunjukkan melalui demonstrasi penggunaan drone untuk aplikasi pestisida. Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mengurangi risiko kesehatan akibat paparan bahan kimia.

Pada musim tanam MT II 2025/2026, BBI Wawotobi memproduksi benih padi bersertifikat varietas Ciherang dan Inpari 42 yang berasal dari Benih Dasar berlabel putih dan menghasilkan Benih Pokok berlabel ungu, dengan potensi hasil panen mencapai 7 hingga 12 ton gabah kering panen per hektare.

Peluncuran kemasan Sanggoleo Sultra juga menjadi penanda penguatan identitas benih lokal. Nama Sanggoleo diambil dari kearifan budaya masyarakat Tolaki yang melambangkan kesuburan dan harapan panen melimpah, sekaligus mencerminkan sinergi antara tradisi dan teknologi modern.

Pemprov Sultra menargetkan penguatan sistem perbenihan ini mampu mendorong daerah menjadi pusat produksi benih unggul regional serta mendukung target produksi padi Sulawesi Tenggara sebesar satu juta ton pada tahun 2026.

Baca juga:  Harta Kekayaan Pj Bupati Kolaka Utara Yusmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *