“Kami di Gagas Nusantara mendukung penuh langkah Menteri Agama ini. Tindakan ini tidak hanya mendukung pemberantasan korupsi, tetapi juga memberikan teladan kepada pejabat lain tentang pentingnya menjaga amanah rakyat,” ujar Romadhon.
Selain itu, ia mengajak seluruh pejabat di tingkat pusat maupun daerah untuk meniru langkah Menteri Agama. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan gratifikasi adalah salah satu pilar penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan kredibel.
Menggerakkan Kesadaran Publik
Romadhon juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendorong transparansi di sektor publik. Ia menilai bahwa langkah Menteri Agama mengembalikan gratifikasi harus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih kritis dan berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
“Kesadaran publik adalah elemen penting dalam mendukung pejabat yang memiliki komitmen terhadap integritas. Dengan dukungan masyarakat, pejabat publik akan lebih percaya diri untuk melaksanakan tugasnya dengan jujur dan transparan,” tambahnya.
Gagas Nusantara berharap, momentum ini menjadi titik awal untuk menciptakan budaya kepemimpinan yang lebih bersih di semua lini pemerintahan. Romadhon menutup pernyataannya dengan menyerukan kolaborasi semua pihak untuk memastikan bahwa upaya memberantas korupsi terus berjalan dan menghasilkan perubahan nyata.













