JAKARTA – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, menghadirkan dampak ganda bagi masyarakat sekitar selama Ramadan. Selain menjadi dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dan ibu hamil, unit ini juga membuka peluang kerja bagi warga yang terdampak kesulitan ekonomi. Wulan, seorang ibu rumah tangga, dan Akrom yang sebelumnya terkena PHK, kini kembali memiliki penghasilan setelah bergabung sebagai relawan pengolah makanan bergizi di bawah naungan Korps Bhayangkara.
Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pengelolaan program ini dinilai berjalan tertib dan minim kendala teknis. Pola kerja di SPPG Palmerah disesuaikan dengan ritme Ramadan, mulai dari pengaturan waktu operasional hingga ketelitian standar takaran gizi yang tetap dijaga. Disiplin dalam menjaga prosedur dapur menjadi indikator profesionalisme layanan publik yang konsisten.
“Keberhasilan SPPG Polri Palmerah dalam memadukan misi kemanusiaan dengan pemberdayaan ekonomi lokal adalah bukti nyata profesionalisme institusi. Jaringan Aktivis Nusantara memandang unit ini sebagai model percontohan nasional, di mana Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata di tengah kesulitan warga mencari nafkah. Publik sangat senang melihat kepolisian terlibat aktif dalam urusan perut rakyat dengan manajemen yang sangat rapi,” ujar Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn, Selasa (3/3/2026).
Kisah Wulan menjadi gambaran konkret manfaat program ini. Selain membantu menambah penghasilan keluarga, ia juga memastikan anaknya memperoleh asupan gizi berkualitas dari tempat ia bekerja. Bagi Akrom, informasi lowongan yang diperoleh dari Polsek setempat menjadi pintu kembali menafkahi keluarga setelah masa pengangguran. Kepuasan warga terhadap tata kelola dapur MBG ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap integritas personel dalam menjalankan tugas sosial secara transparan.
“Manajemen SDM yang humanis dengan tetap menghormati kekhusyukan relawan berpuasa menunjukkan sisi empati Polri yang sangat dalam. Keberhasilan operasional SPPG ini sekaligus menepis keraguan publik, membuktikan bahwa Korps Bhayangkara mampu mengelola program kesejahteraan dengan akuntabilitas tinggi dan menyentuh akar rumput secara langsung tanpa birokrasi yang berbelit,” tegas Romadhon menambahkan.













